
Gaguk pun berpesan kepada semua warga Kota Mojokerto, agar terus mentaati peraturan yang telah diterapkan oleh pemerintah. Mulai dari disiplin mengenakan masker saat keluar rumah, menerapkan hidup sehat, mencuci tangan dengan sabun dan jangan pulang kampung atau mudik terlebih dahulu.
"Mari taati bersama demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengan menerapkan protokol kesehatan, kita bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19", tegasnya.
Sementara itu, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Mojokerto menurut rilis data dari pusat informasi covid-19 Kota Mojokerto, tercatat untuk Orang Dalam Resiko (ODR) terdapat penambahan sebanyak 85 orang menjadi 2.604 orang, Orang tanpa Gejala (OTG) berkurang 1 orang menjadi 23 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 14 orang dengan jumlah 406 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 10 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah 4 orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19 hingga saat ini terdapat 5 orang.
"Bagi orang berstatus PDP, merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif. Karena harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan RI," tandasnya. (fid/hms/jp-edt)








0 Comments